Sabtu, 29 November 2008

DARI GANDUM HINGGA MENJADI TEPUNG

Saat kita makan roti pernahkah terfikir dalam benak kita,bagaimana bahan utama roti yaitu tepung diproduksi,ternyata dibutuhkan serangkaian peraturan dan proses yang harus dilalui hingga tepung siap diproduksi dan dikonsumsi sebagai makanan sehari hari.
berikut serangkaian peraturan dan proses yang harus dilalui dalam memproduksi tepung gandum :

1.NAEGA Contact Terms
* American Arbitration Association

2.Overview of U.S. Wheat Inspection

* Wheat Class Descriptions
* Wheat Production, Distribution, and Exports
* Federal Grain Inspection Service
* Official Weighing Services
* Official Inspection Services
* Determining Wheat Quality
* Grade Designations
* Uniform Inspection Plan (Cu-Sum) And Optional Factors
* Discrepancy Report Process

Untuk informasi lebih lanjut tentang peraturan asli :
US Wheat Associates

3.Wheat and Milling Tests

Sebelum biji gandum diproduksi,harus dilakukan beberapa test yang sangat menentukan kwalitas tepung gandum,test tersebut adalah :

* Moisture Content

Test untuk mengetahui kadar air,kadar air dinyatakan dalam satuan %.










* Ash Content

Test untuk mengetahui kadar arang,kadar arang dinyatakan dalam satuan % .













* Protein Content

Test untuk mengetahui kadar protein,kadar protein dinyatakan dalam satuan % .
















* Falling Number

Falling Number test dilakukan untuk mengetahui tingkat activitas enzyme,hasi Falling Number dimyatakan dalam satuan detik.















* Thousand Kernel Weight

Test dilakukan untuk mengetahui berat tiap seribu biji gandum.












* Sedimentation

Test dilakukan untuk mengetahui Sedimentation Value,yang mana memberikan informasi tentang kadar protein quantity dan kwalitas ground wheat.
















* Vomitoxin

Test dilakukan untuk mengetahui tingkat deoxynivalenol (DON).DON adlah raun ang dihasilakan oleh fusarium fungi. DON ditemukan dalam biji yany ditanam dalam kondisi iklim tertentu.



















* Single Kernel Characterization

Test dilakukan untuk mengetahui berat,diameter dan kelembaban tiap pecahan biji gandum.















* Simplified Milling Process Diagram

Berikut diagram proses produksi tepung gandum.




















* Laboratory Milling

Test dilakukan untuk menunjukkan proses produksi tepung dalam skala kecil,yang menjadi acuan untuk produksi masal.
















4.Flour and Dough Test

1. Alveograph
Measures strength and elasticity through the resistance of the dough to
expand into a bubble















2. Extensigraph
Measures dough extensibility and resistance to extension















3. Falling Number
Measures the effects of sprout damage















4. Farinograph
Measures water absorption and dough strength















5. Flour Color Analysis
Standardized test to measure flour color















6. Glutomatic
Measures wet gluten content of the flour










7. Mixograph
Measures water absorption and dough mixing characteristics














8. Rapid Visco Analyzer
Measures starch properties of flour
















9. Solvent Retention Capacity (SRC)












5.Laboratory Product Tests

Tepung yang telah siap untuk dipasarkan terlebih dahulu dilakukan test product untuk berbagai aplikasi,diantaranya :

* Pan Bread





* Flat Bread






* Hearth Bread






* Sugar Snap Cookie






* Extruded Pasta






* Asian Sheeted Noodles









* Asian Noodle Color





* Asian Noodle Texture









* Sponge Cake






* Asian Steamed Bread

Tidak ada komentar: